Tekan angka pengangguran, Pelatihan BLK Perlu di Hidupkan

By Media Center 18 Des 2020, 14:06:27 WIB Berita
Tekan angka pengangguran, Pelatihan BLK Perlu di Hidupkan

Tingkat pengangguran terbuka di Pacitan masih diangka ribuan.Tahun 2019 jumlah pengangguran terbuka mencapai 3.389 jiwa. Proporsi terbesar pengangguran terbuka berpendidikan terakhir Sekolah Menengah Atas dan sederajat sebesar 2.407 orang(BPS 2020).Tahun 2020, angka pengangguran ini diperburuk dengan imbas pandemi covid-19 yang membuat sebagaian warga usia produktif kehilangan mata pencaharian.Banyak pekerja dan buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja(PHK).”Kami khawatir kondisi ini berlangsung berangsur angsur, terlebih kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir.”Tutur anggota DPRD Pacitan dari fraksi Hanura-Nasdem, Sutikno.

Anggota DPRD dapil Nawangan-Bandar itu berharap pemerintah menyiapkan langkah mengatasi tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2021 mendatang.Ia menyarankan pelatihan pekerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dapat di hidupkan kembali.Program ini dapat mengakomodir warga usia produktif yang belum memiliki pengalaman kerja alias fresh graduated. Mereka perlu di berikan pelatihan, pembinaan hingga penyaluran tenaga kerja ke dunia industri.”Saya yakin UMKM kita masih bisa mewadahi potensi tenaga kerja Pacitan”Imbuhnya.

Lebih dari pada itu, Sutikno berharap tenaga kerja yang di latih melalui BLK dapat di arahkan untuk berwirausaha.Tentu dengan bantuan bimbingan dan modal finansial untuk mendukung hal tersebut.Menurutnya, Potensi generasi usia produktif di Pacitan cukup besar.Pun masih banyak potensi bidang wirausaha di pacitan yang bisa di garap untuk menciptakan iklim usaha dan lapangan kerja.”Kami berharap ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah di akhir tahun kepemimpinan bapak bupati Pacitan.”Pungkasnya.

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment