Sayangkan Keberadaan BUMD Yang Mati Suri

By Media Center 22 Sep 2020, 09:34:48 WIB Berita
Sayangkan Keberadaan BUMD Yang Mati Suri

Gambar : Anggota Komisi III DPRD Pacitan, Wahyu Pujiono


Anggota komisi 3 DPRD Pacitan, Wahyu Pujiono kecewa dengan keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang tak bisa berkontribusi di tengah melemahanya ekonomi Pacitan. Pasalnya operasional perusahaan plat merah itu kini berhenti.”BUMD yang seharunya menjadi penopang ekonomi daerah, malah menjadi benalu yang penuh masalah”.Ungkap Wahyu Pujiono, saat membacakan pemandangan umum fraksi PKB terhadap rancangan raperda P-APBD 2020.(24/8)

Tak heran, keberadaan BUMD yang di juluki Perusda Aneka Usaha tersebut menjadi sasaran kritikan dan sorotan wakil rakyat. Pasalnya, keberadaan lembaga usaha itu terkesan tak menyumbang manfaat bagi pemerintah kabupaten Pacitan. Jangankan menyumbang pendapatan asli daerah (PAD), untuk melaksanakan operasional usaha saja BUMD yang memiliki unit usaha pengolahan air minum itu terseok-seok.

Padahal, pemerintah kabupaten pacitan sudah menggelontorkan dana hingga ratusan juta rupiah untuk penyertaan modal BUMD, pada awal berdirinya. Namun belakangan, usaha tersebut tersandung kasus hukum.”Kami sangat sayangkan hal itu”.Tambah anggota  fraksi Partai Kebangkitan Bangsa  DPRD Pacitan tersebut.

Sementara itu, wakil bupati Pacitan Yudi Sumbogo membenarkan jika operasional usaha Perusda Aneka Usaha kini di berhentikan.Namun,pihaknya tak menjelaskan mengapa usaha tersebut di tutup.”Kami berhentikan, sambil menunggu proses penyelesaian lebih lanjut sesuai peraturan perundangan yang berlaku”.Ungkapnya, saat membacakan jawaban eksekutif atas pemandangan umum fraksi terhadap rancangan P-APBD 2020.

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment