Sambut Baik Rekrutmen Satu Juta Guru PPPK

By Media Center 20 Jan 2021, 13:10:49 WIB Berita
Sambut Baik Rekrutmen Satu Juta Guru PPPK

Gambar : Rapat Dengar Pendapat Pimpinan DPRD dan Komisi II dengan para guru TK non PNS dan Guru Tetap Yayasan


Keran rekrutmen satu juta guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) disambut baik oleh jajaran DPRD Pacitan. Kebijakan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ini, bakal mengubah nasip guru honorer atau Guru Tidak Tetap (GTT) yang selama ini mengabdikan diri dilembaga sekolah. Pemkab Pacitan sendiri, mengusulkan kuota sejumlah 1.060 guru untuk dapat mengikuti program tersebut.

Senin siang (18/1), DPRD Pacitan mengundang jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Pacitan, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Pacitan (BKPPD) serta perwakilan guru TK dan GTY (Guru Tetap Yayasan) dari 12 kecamatan. Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini sebagai upaya DPRD untuk menjembatani aspirasi para guru non-PNS di Pacitan untuk dapat mengikuti program rekrutmen PPPK. Termasuk para guru TK dan Guru Tetap Yayasan (GTY) yang mengajar dilembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

"Hari ini kami memfasilitasi aspirasi para guru TK non PNS yang berharap bisa turut ambil bagian dalam rekrutmen satu juta guru PPPK tersebut."Ungkap Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono.

Menurut Ketua DPRD, perhatian kepada guru PAUD penting dilakukan. Pasalnya, mereka berperan dalam membentuk karakter anak didik dan mempersiapkan mental generasi penerus di masa golden age. Sudah semestinya, pemerintah memberikan fasilitasi yang memadahi untuk menunjang  kesejahteraan para tenaga pendidik ini.

"Kami akan mencoba berhitung kekuatan anggaran APBD Pacitan untuk dapatnya memberikan tambahan insentif kepada guru TK non PNS, utamanya bagi 400 guru yang belum memperoleh sama sekali". Imbuhnya.

Ketua DPRD juga menginstruksikan jajaran komisi II DPRD Pacitan untuk berkordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat, guna memberikan perhatian serius kepada lembaga PAUD di Pacitan. Utamanya, terkait sarana dan prasarana gedung, Alat Permainan Edukatif (APE) dan fasilitas lain untuk mendukung kegiatan belajar mengajar peserta didik.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment