Minta Pemerintah Lebih Perhatikan Nasip Guru Paud Dan Honorer

By Media Center 18 Des 2020, 13:59:35 WIB Berita
Minta Pemerintah Lebih Perhatikan Nasip Guru Paud Dan Honorer

Anggota komisi III DRPD Pacitan, Gimat meminta pemerintah daerah lebih memperhatikan nasip guru non-PNS, temasuk guru Paud. Dari hasil penelusuran komisi II, Sebanyak 240 Guru Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) belum mendapatkan intensif di tahun 2020.Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah menganggarkan dana insentif bagi guru paud.”Nominal 150 ribu perbulan bagi guru paud itu juga perlu di tambah nilainya.”Ungkap Gimat.

Gimat berharap, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru non-PNS. Selain guru PAUD, tenaga honorer kategori Guru Tidak Tetap (GTT) yang menerima insentif sebesar 500 ribu rupiah perbulan, perlu di perluas lagi jangkauanya.Ia tak ingin timbul kesenjangan dan kecemburuan sosial antar sesame guru honorer.Ia berharap, tenaga honorer kategori Pegawai Tidak Tetap (PTT) juga memperoleh dana insentif tersebut.”Memang kemampuan anggaran minim, tapi kami berharap ini menjadi perhatian dan di prioritaskan.”Imbuhnya.

Tidak hanya tenaga guru non PNS yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri, namun perhatian kesejahteraan juga perlu di berikan kepada tenaga pengajar yang mengabdikan diri di lembaga lain.Semisal SD swasta, MTs (Madrasah Tsanawiyah), MI (Madrasah Ibtidaiyah) MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri), hingga MIS (Madrasah Ibtidaiyah Swasta). “Prinsip, mereka itu sama sama berperan mencetak karakter anak anak kita, generasi Pacitan kedepan, jadi harus diperhatikan benar.”Pungkas Gimat.

Terhadap masukan ini, sekertaris daerah Pacitan Heru Wiwoho mengaku akan memprioritaskan perhatian kepada guru Non-PNS tersebut.Pemberian insentif akan di lakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment