Komisi IV Kritisi Pelaksanaan Proyek Yang Molor

By Media Center 28 Agu 2020, 13:08:46 WIB Berita
Komisi IV Kritisi Pelaksanaan Proyek Yang Molor

Gambar : Ketua Komisi IV DPRD Pacitan, Pujo setyo hadi


Komisi IV DPRD Pacitan mengkritisi pemerintah soal molornya pekerjaan pembangunan yang hampir terjadi setiap tahun, terlebih di tahun 2019. Padalah, Penetapan APBD Kabupaten Pacitan telah ditetapkan sesuai dengan jadwal yaitu bulan Nopember tahun sebelumnya, namun proses pelaksanaan pembangunan meliputi perencanaan dan pelaksanaannya kerap tertunda. ”Bagaimana tidak, bulan Mei atau Juni baru dilaksanakan,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Pacitan, Pujo Setyo Hadi.

Implikasinya  terbesarnya ialah soal kualitas bangunan. Pasalnya, waktu pengerjaan yang mepet berpotensi membuat kualitas bangunan menurun dan tidak sesuai harapan. Bahkan, kondisi ini juga meningkatkan resiko pelanggaran teknis oleh penyedia jasa. ”Untuk itu Komisi IV merekomendasikan, agar proses pembangunan di Kabupaten Pacitan dapat dilaksanakan di awal tahun berikutnya setelah penetapan APBD,” harapnya.

Menurutnya, Hal itu bisa dilaksanakan apabila Pemerintah Kabupaten Pacitan menambah personil khususnya yang memiliki setifikasi Pengadaan di Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Pacitan. Bila perlu, ia meminta eksekutif melakukan studi banding ke kabupaten lain yang sudah bisa melaksanakan proses pembangunan di awal tahun yakni bulan Januari hingga Februari.

Sementara itu, Pemkab Pacitan dalam jawaban atas pembahasan rapat komisi dprd tentang LPJ TA.2019 menyebut, jika terdapat sejumlah kendala yang menyebabkan pelaksanaan proyek tersendat. Sedianya mulai di laksanakan bulan januari 2019, namun tender terlambat dari target. Penyebabnya antara lain, tidak terintregasinya rencana umum pengadaan dengan anggaran, sehingga pengumuman paket pekerjaan ke dalam SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum) oleh setiap SKPD terlambat. Juga, pengajuan berkas persyaratan lelang dari dinas teknis yang terlambat hingga perencanaan dari dinas teknis yang belum selesai.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment