Ketuk Palu APBD 2021
DPRD Pacitan dan Pemerintah Kabupaten Pacitan Sepakati Komposisi APBD 2021

By Media Center 01 Des 2020, 08:13:03 WIB Berita
Ketuk Palu APBD 2021

Ketuk palu dalam rapat paripurna DPRD Pacitan jumat (27/11) menandai ditetapkanya rencana pembangunan tahun 2021 yang di tuangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pacitan. Usai melalui tahapan pembahasan antara eksekutif dan legislatif, komposisi APBD Pacitan tahun depan akhirnya di sepakati.”Alhamdulilah semua fraksi DPRD Pacitan menyetujui raperda APBD Pacitan tahun 2021 untuk di tetapkan menjadi Peraturan Daerah”.Ungkap PLT Ketua DPRD Pacitan Eko Setyoranu.

Rapat paripurna di hadiri anggota DPRD Pacitan, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pacitan dan forkompimda.Rapat pengambilan keputusan tentang raperda APBD Pacitan tahun 2021 di awali dengan penyampaian laporan hasil rapat gabungan komisi dan pemandangan akhir fraksi. Acara di lanjutkan dengan penandatanganan bersama eksekutif yang di wakili Bupati Pacitan Indartato dan legislatif  yang di wakili PLT Ketua DPRD Pacitan Eko Setyoranu dan wakil ketua Fibi Wirawan. Komposisi APBD Pacitan tahun depan dapat di jabarkan sebagai berikut.

Pendapatan Daerah

Pendapatan daerah tahun 2021 di rencanakan sebesar Rp.1.652.592.435.303.Anggaran tersebut antaralain bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) yang di asumsikan sebesar Rp.200.687.644.604,-. Pendapatan Transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp.1.406.243.790.699,-.Di samping itu terdapat sumber dana dari pos lain lain pendapatan daerah yang sah di proyeksikan sebesar Rp.45.661.000.000.

Belanja daerah

Belanja daerah pada tahun anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp.1.670.207.435.303,-.Rincianya, belanja operasi dan belanja modal di asumsikan sebesar Rp.1.365.404.197.165,-. Belanja tak terduga sebesar 4 milyard rupiah dan belanja transfer di ansumikan sebesar Rp.300.813.238.138,-.

Pembiayaan daerah

Berdasarkan perbandingan antara rencana pendapatan daerah dan rencana belanja daerah tahun depan, maka terjadi defisit sebesar Rp.17.625.000.000.Minus defisit itu akan di tutupi dengan penerimaan pembiayaan yang di asumsikan sebesar Rp.19.75.000.000 dan pengeluaran pembiayaan yang di rencanakan sebesar Rp.1.450.000.000,-.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

Write a comment

Ada 24 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment