DPRD Pacitan Kawal Penyusunan P-APBD 2021

By Media Center 06 Okt 2021, 10:25:50 WIB Berita
DPRD Pacitan Kawal Penyusunan P-APBD 2021

Gambar : Ketua DPRD Kabupaten Pacitan menandatangi berita acar pengambilan keputusan


DPRD Pacitan- Rebugeting Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi agenda rutin tahunan pemerintah kabupaten Pacitan. Perubahan anggaran ini merupakan langkah pemerintah dalam rangka menyesuaikan sumber daya untuk menyelesaikan permasalahan terkini sesuai dengan perkembangan. Agar priotitas pembangunan tercapai secara maksimal, dengan anggaran yang tersedia.

Penyusunan raperda tentang Perubahan APBD Pacitan tahun 2021, diawali dengan pengambilan keputusan atas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Perubahan APBD Tahun 2021. Penandatanganan dilakukan oleh pemerintah kabupaten Pacitan dan DPRD Kabupaten Pacitan dalam rapat Paripurna (14/9). Pengambilan keputusan ini sebelumnya didahuli dengan rapat antara komisi dengan mitra kerja dan badan anggaran, untuk menyusun komposisi Perubahan APBD tahun 2021.

Tahapan selanjutnya, bupati menyampaikan nota Perubahan APBD Tahun 2021, sebagai penegasan kebijakan dari komposisi APBD yang dituangkan dalam KUA PPAS sebelumnya. Berisi ringkasan asumsi pendapatan dan belanja daerah. Namun formula APBD yang disampaikan masih belum matang. DPRD melalui alat kelengkapan dewan, bertugas untuk memblejeti skema APBD Perubahan yang disodorkan eksekutif.  

bersama mitra kerja terkait, alat kelengkapan dewan yang terdiri dari Komisi dan Badan Anggaran mencermati anggaran di masing-masing bidang pembangunan. Tahapan ini berguna untuk memastikan dukungan anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) relevan, efektif dan efisien untuk membiayai program kegiatan dan pembangunan masyarakat. Tahapan ini juga menjadi ajang untuk memastikan aspirasi masyarakat terakomodir oleh ekskeutif, dengan berdasarkan pada skala priotitas.

Dengan durasi pelaksanaan Perubahan APBD yang tak lebih dari 3 bulan, DPRD Kabupaten Pacitan mendorong pemerintah untuk menghitung cermat volume kegiatan dengan kebutuhan waktu. Agar realisasi program kegiatan bisa maksimal, dan tak molor hingga tahun depan. Pemerintah juga diminta fokus untuk menyelesaikan beragam permasalahan terkini. Diantaranya pemulihan ekonomi dampak pandemi, program vaksinasi, pendidikan hingga infrastruktur yang kondisinya darurat. Berbagai masalah tersebut, harus diselesaikan dengan sumber daya anggaran yang tersedia.

Setelah melewati proses panjang pembahasan raperda tentang Perubahan Anggaran Keuangan APBD Tahun 2021, kini memasuki babak akhir. Pengambilan keputusan yang digelar dalam sidang paripurna Kamis, (30/9) menandai dimulainya realisasi pembangunan yang tertuang dalam PAK APBD 2021. Sebelum ketuk palu, DPRD Kabupaten Pacitan menyampaikan berbagai kritik dan saran yang sebelumnya disusun oleh rapat gabungan komisi. Masukan ini berguna untuk menyempurnakan kebijakan Perubahan APBD Pacitan tahun 2021.

Disimpulkan bahwa proyeksi pendapatan dan belanja daerah pada PAK tahun ini turun dibanding komposisi pada APBD induk. Pendapatan daerah yang semula diproyeksikan sebesar Rp 1.652.380.796.603, berubah menjadi Rp 1.607.302.095.584 atau turun sekitar 45 miliar rupiah lebih. Terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 159,6 miliar, transfer dari pemerintah pusat senilai 1,3 triliun lebih, dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar 45,6 miliar lebih.

Dalam proses pembahasan ditingkat komisi dan badan anggaran, DPRD Kabupaten Pacitan berkomitmen mengawal jalanya penyusunan komposisi APBD Kabupaten Pacitan tahun 2021. Dengan berpedoman pada aspirasi masyarakat, isu terkini dan prioritas pembangunan. Legislatif memberikan apresiasi kepada jajaran eksekutif melalui organisasi perangkat daerah yang senantiasa terbuka dan kordinatif dalam rangka pembahasan perubahan anggaran keuangan APBD Tahun 2021 ini bersama DPRD Kabupaten Pacitan.

 

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment