Dewan Perwakilan Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Timba Wawasan Seputar Fungsi Lembaga DPRD Pacitan

By Media Center 26 Apr 2021, 14:38:01 WIB Berita
Dewan Perwakilan Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Timba Wawasan Seputar Fungsi Lembaga DPRD Pacitan

Gedung DPRD Pacitan Kamis Pagi (22/4) didatangi mahasiswa. Bukan untuk berdemo, para akademisi dari Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Sekolah Tinggi  Ilmu Pendidikan  Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP PGRI) Pacitan ini menggelar studi terkait tugas dan fungsi lembaga legislatif. "Organisasi kami memiliki peran mirip dengan lembaga legislatif DPRD, maka kami bermaksud menimba wawasan dari para anggota DPRD Pacitan," terang Eka, salah satu mahasiswa anggota DPM STKIP PGRI Pacitan.

Para angota DPM STKIP PGRI Pacitan yang diterima oleh pimpinan DPRD Kabupaten Pacitan, mulai menggali ilmu seputar kinerja wakil rakyat. Mereka melontarkan pertanyaan yang kemudian dijawab satu persatu oleh pimpinan DPRD kabupaten Pacitan. Ketua DPRD kabupaten Pacitan, Ronny Wahyono menjelaskan,  tak hanya fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan, DPRD juga berperan menyerap dan menampung aspirasi masyarakat. Sebagai penyambung lidah antara rakyat dengan pemerintah kabupaten Pacitan selaku eksekutor pemerintahan.
"DPRD daerah tingkat kabupaten melakukan kinerja pada lingkup pemerintah daerah kabupaten, adalah bagian dari pemerintah daerah, maka disebut sebagai pemerintahan." terangnya.

Dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab wakil rakyat, lanjut Ronny, DPRD memiliki instrumen yang disebut Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Terdiri dari Komisi, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Badan Musyawarah, Badan Anggaran, dan Badan Kehormatan. Sebagai acuan etika bekerja, para anggota DPRD kabupaten Pacitan berpedoman pada tata tertib anggota DPRD kabupaten Pacitan.

Sementara itu, wakil ketua DPRD kabupaten Pacitan Eko Setyoranu mengapresiasi inisiatif para mahasiswa dalam kegiatan study tersebut. Ia berharap, mahasiswa kelak memiliki kemauan untuk berpartisipasi dalam lembaga legislatif daerah, guna memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. " IP (indeks prestasi) bukan ukuran sukses, yang terpenting adalah mental baja kita untuk menjadi sukses," jelasnya.

Disisi lain, wakil ketua DPRD kabupaten Pacitan Fibi Wirawan, mendorong mahasiswa untuk semangat menimba wawasan, berfikir kritis dan peduli terhadap pembangunan daerah. Karena kelak, merekalah yang akan melanjutkan estafet pembangunan Pacitan. "Jangan apatis dengan politik karena politik menentukan hajat hidup orang banyak,". Pungkasnya.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment