Begini Tema Pembangunan Pacitan Tahun Depan
Bupati Sampaikan Nota APBD 2021

By Media Center 04 Jan 2021, 08:45:42 WIB Berita
Begini Tema Pembangunan Pacitan Tahun Depan

Gambar : Bupati menyerahkan nota Raperda APBD 2021 kepada wakil rakyat DPRD Pacitan


Proses pengelolaan pemerintahan harus terus berjalan. Meski pandemi Covid-19 menjadi tantangan yang nyata, tak boleh menyurutkan semangat untuk membawa Kabupaten Pacitan lebih baik. Tahun 2020 segera purna. Optimisme membangun Pacitan harus tetap terjaga. Karena masih banyak persoalan membelenggu daerah berjuluk 1001 goa tersebut. Untuk itu, perencanaan pembangunan yang matang, menjadi instrumen amat penting, demi memaksimalkan realisasi dan capaian kinerja pemerintahan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pacitan.

Senin (26/9), Bupati Pacitan Indartato menyampaikan nota keuangan tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Pacitan tahun 2021 di hadapan wakil rakyat anggota DPRD Pacitan. Indartato menyebut, tema pembangunan tahun depan di tekankan pada pemulihan pertumbuhan ekonomi dan penanganan kemiskinan  melalui pembangunan sektor unggulan.

Lagi-lagi, pemerintah daerah menggarisbawahi persoalan kemiskinan sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Bukan tanpa alasan, sebab angka kemiskinan di Pacitan masih bertengger di angka 13,67 persen pada tahun 2019. Itu menunjukan jumlah warga miskin yang menyebar di 12 kecamatan, cukup banyak. Di sisi lain, kemiskinan semakin terpuruk dengan adanya pandemi covid-19. Stabilitas ekonomi rakyat melemah bahkan lumpuh. Pendapatan menurun, begitupun dengan daya beli masyarakat. Tahun 2021, akan menjadi periode yang menantang. Di tengah konsekuensi hidup berdampingan dengan virus corona, penanggulangan kemiskinan dan pemulihan ekonomi harus di wujudkan bersamaan.

Untuk merealisasikan tema pembangunan di atas, pemerintah menyusun komposisi anggaran dan pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2021. Belanja daerah pada tahun depan pun di rencanakan sebesar Rp.1.658.923.989.303. Secara umum kebijakan anggaran meliputi sebagai berikut; Pertama, Pemerintah terus mengupayakan peningkatan pendapatan daerah dengan menggali dan memaksimalkan potensi yang ada di samping meningkatkan manajemen pengelolaan agar lebih baik.

Kedua, belanja daerah di prirotaskan untuk memenuhi urusan wajib pemerintahan dalam bentuk pelayanan dasar yakni pendidikan, kesehatan, fasilitas sosial dan fasilitas umum yang layak dan mengembangkan sistem jaminan sosial. Selain itu, ada pula urusan pilihan yang langsung bermanfaat pada masyarakat. Ketiga, kebijakan pembiayaan daerah di lakukan dengan peningkatan manajemen pembiayaan daerah yang mengarah pada akurasi, efisiensi, efektifitas dan profesionalitas.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment