Konsultasi Publik, Pertajam Arah Kebijakan Tahun 2021

By Media Center 27 Feb 2020, 09:12:02 WIB Berita
Konsultasi Publik, Pertajam Arah Kebijakan Tahun 2021

Gambar : Konsultasi Publik Tentang Arah Kebijakan Pembangunan 2021


Arah labuh kebijakan pemkab Pacitan tahun 2021, mulai di tentukan. Tema pembangunan tahun depan masih berfokus pada upaya menekan angka kemiskinan. ”Hari ini kita mengundang berbagai kalangan masyrakat untuk menyerap aspirasi. Ini akan mempertajam perencanaan tahun depan agar lebih bagus, prioritasnya juga lebih jelas,”ungkap bupati Pacitan dalam acara konsultasi publik penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2021. 

Isu Kemiskinan di kota berjuluk 1001 goa memang masih menonjol.  Angkanya cukup besar sekitar 14,19 persen pada tahun 2018. Meski saban tahun menurun, namun jumlah penduduk miskin masih 78,64 ribu jiwa. Tahun depan, pemerintah kabupaten pacitan menarget angka kemiskinan dapat turun sebesar 12,85 persen. Sedangkan  pertumbuhan ekonomi di gadang meningkat  hingga 5,82 persen.  “Salah satu indikator keberhasilan pembangunan jika laju pertumbuhan ekonomi meningkat dan kemiskinan turun,”  terang Pamuji, Kepala  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pacitan.

Dalam kebijakan pembangunan 2021 kabupaten Pacitan memprioritaskan bebarapa hal. Antara lain, Layanan pendidikan, kesehatan dan layanan publik berbasis IT, ketahanan pangan dan penanggulangan kemiskinan serta pengembangan sektor unggulan dan daya saing ekonomi. Selain itu juga pembangunan infrstruktur dasar dan pendukung sektor unggulan serta peningkatan kualitas kehidupan sosial kemasyarakatan.

Sekretaris Komisi I DPRD Pacitan, Arif Setyabudi mengaku mendukung penuh upaya pelibatan seluruh elemen masyrakat, dalam penyusunan program kebijakan pemerintah. Kegiatan ini, menurutnya, bermanfaat untuk menentukan kebijakan agar tepat sasaran. ”Yang penting kebijakan itu harus pro dengan masyrakat. Apabila menimbulkan ketimpangan, kami akan mengkritisi itu. Kritis dengan solusi,”pungkasnya.
 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment