Komisi II Minta Pemerintah Antisipasi Penyebaran Corona Pada Obyek Wisata
Anggaran penanganan Covid-19 perlu di siapkan

By Media Center 06 Apr 2020, 10:07:05 WIB Berita
Komisi II Minta Pemerintah Antisipasi Penyebaran Corona Pada Obyek Wisata

Gambar : Lawan corona : para peserta sidang paripurna dengan agenda mendengarkan LKPJ Bupati Pacitan tahun 2019 menjalani tes suhu tubuh, sebelum memasuki ruang rapat, kemarin(19/20)


Kabupaten Pacitan resmi menetapkan status siaga atas penyebaran virus Corona. Langkah itu di ambil seiring perkembangan kasus paparan virus di sejumlah daerah, termasuk di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Melihat Pacitan sebagai salah satu tujuan wisata yang mendatangkan banyak pelancong, Komisi II DPRD pacitan menilai pemerintah perlu mengambil sikap yang bijak, untuk mengantisipasi penyebaran penyakit bernama covid-19 tersebut,”Harus merumuskan formula yang tepat, yang satu sisi mencegah penyebaran,di sisi lain masyrakat yang mencari penghasilan disana tetap memperoleh hasil” Ungkap ketua komisi II DPRD Pacitan Ronny Wahyono.

Menurutnya, langkah pencegahan di pintu masuk kawasan wisata perlu di lakukan. Caranya dengan penyediaan desinfektan dan pengukuran suhu tubuh bagi setiap pengunjung yang masuk. Jika terdapat wisatawan yang terbukti memiliki suhu tubuh di atas ketentuan, maka tak di perbolehkan masuk.” Harapanya penyakit ini tidak masuk di kawasan wisata” terangnya.

Di sisi lain, pihaknya meminta dinas kesehatan setempat untuk menyiapkan langkah antisipasi yang tepat. Termasuk, penyiapan anggaran untuk menangani wabah tersebut. Ia juga berharap, pemerintah intens berkordinasi dengan DPRD dalam rangka menyiapkan  kebutuhan anggaran agar sesuai dengan regulasi,”Kan sudah ada permendagri yang memberikan kelonggaran untuk menggunakan APBD termasuk biaya tak terduga”.Imbuhnya.

Selain itu, sosialisasi amat penting di lakukan. Ia berharap, seluruh jajaran pemerintah mulai pemkab hingga pemerintah desa kerja bareng memberikan edukasi kepada warganya. Itu di lakukan untuk menangkal banyaknya informasi simpang siur hingga kabar hoax yang membuat masyrakat panik.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment