Bupati Bersama Ketua DPRD Tinjau Pembangunan Tanggul di Desa Kembang

By Media Center 19 Des 2019, 11:04:14 WIB Berita
Bupati Bersama Ketua DPRD Tinjau Pembangunan Tanggul di Desa Kembang

Gambar : Bupati Bersama Ketua DPRD dan Forkopimda Kunjungi Tanggul Jebol


Proses pembangunan kembali tanggul di Dusun Kiteran, Desa Kembang yang jebol pada saat terjadi banjir bandang tahun lalu, mendapat perhatian khusus dari Bupati dan Ketua DPRD Pacitan. Pasalnya, keberadaan tanggul tersebut sangat penting untuk mencegah terjadinya banjir jika musim hujan tiba.

“Semoga pekerjaan pembangunan tanggul ini cepat selesai sebelum musim penghujan datang. Minimal ketenangan rakyat itu ada dan kekhawatiran rakyat berkurang ketika terjadi banjir. Tapi kita terus berupaya, mudah-mudahan tidak terjadi seperti tahun 2017 lalu,” kata Bupati Indartato. 

Bupati Pacitan Indartato menambahkan permintaan masyarakat agar secepatnya pembangunan tanggul diselesaikan adalah suatu hal yang wajar. Pemerintah daerah sudah berupaya, meski dalam proses pembangunannya belum maksimal. “Akhir bulan Januari nanti mudah-mudahan segera terselesaikan, “ tandasnya. 

Pemkab Pacitan, kata Bupati, telah berupaya semaksimal mungkin. Yakni menyampaikan kondisi tanggul tersebut baik kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.  “Tahun depan, Pemkab menyediakan anggaran dari APBD sekitar Rp 900 Juta untuk melanjutkan pembangunan tanggul ini. Untuk masyarakat khususnya Dusun Kiteran ini saya mohon maaf, tapi kami (Pemkab Pacitan) berusaha semaksimal mungkin bagaimana caranya rakyat tetap tenang, aman dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

Sementara itu,  Ketua DPRD Kabupaten Pacitan Indrata Nur Bayu Aji berharap  pembangunan tanggul di Dusun Kiteran, Desa Kembang tersebut proses pembangunannya dipercepat agar masyarakat setempat merasa nyaman dikala saat hujan turun pada akhir tahun 2019 dan awal Januari 2020 nanti.

“Kami juga sudah pernah menyampaikan kepada bupati saat pada rapat Paripurna tahun 2018 lalu, meski anggaran dana bencana alam dari APBN belum turun, setidaknya diupayakan memakai anggaran APBD meskipun tidak bisa maksimal. Agar masyarakat tidak was-was jika hujan turun," pungkasnya.
 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment